Tanya Sendiri Jawab Sendiri

Kemarin aku coba cerita di Twitter bagaimana sakitnya kepala ku sampai ada keinginan untuk menjedotkannya ke dinding.
Dibilang pusing rasanya lebih dari sekedar pusing karena ada topping tambahan berupa hantaman bum bum bum di kepala bagian belakang ku yang sesekali merambat naik ke atas. Telinga ku sedikit berdengung kalau lagi sakit-sakitnya.

Ingin istirahat tapi istirahat dari apa coba? Di kepala rasanya ada segulung benang yang kusut tak beraturan.

Tapi tapi,,, aku senang. Senaaaaaaang sekali. Senang karena satu mutual ku merspon twit ku. Dia bilang supaya aku alihkan ke hal yang positif, tapi beda rasanya antara orang lain yang merespon dengan ide sendiri.

Disitu aku kepikiran bagaimana bisa dia menyuruhku melakukan hal seperti itu sedang dia tidak tahu kondisi ku yang sebenarnya, tapi responnya memberi efek yang melegakan.

Ah, dalam sekejab aku mencoba memposisikan diriku menjadi orang lain yang kebetulan melihat twit seperti itu.
Dan lihat apa yang kulakukan,,,
“Apa aku harus buat daftar kegiatan kali ya Ra? biar gak kemana-mana pikiran ini”
Dia bilang lakukanlah yang aku enjoy dengan melakukannya.

Aku bertanya, ada ngasi jalan kemudian dapat jawabannya yang spesifik apa yang bisa aku lakukan buat mengalihkan rasa sakit kepala ini.

Dan blog ini tercipta. Bukannya mengurangi beban pikiran, malah mau nambah hahaha
Lah iya menambah pikiran aja, aku harus buat konten kan? Konten menulis.

I hope I can enjoy this little things.
Thanks my moot septemberwish Ra 🍒

Leave a comment

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Design a site like this with WordPress.com
Get started